Selamat datang di Indoasia Aset Manajemen
 
IHSG mengurangi pelemahan setelah lepas dari trading halt.
Senin (30/3) pukul 10.20 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.617,10 per ons troi
Pada Senin (30/3), rupiah di kurs Jisdor berada di level Rp 16.336 per dolar AS
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average melonjak 1.351,62 poin, atau 6,4%, menjadi ditutup pada 22.552,17. Dow mengakhiri lonjakan tiga hari terbesar sejak 1931. Selama tiga hari terakhir, Dow naik lebih dari 20%.
Harga dolar AS berakhir pada Rp 16.106, menurut data Bank Central Eropa (ECB).
Harga minyak bervariasi pada perdagangan Kamis (26/3) menyusul kenaikan tiga hari. Di tengah sentimen prospek menurunnya permintaan karena dampak pandemi virus corona dan harapan paket stimulus Amerika Serikat (AS) sebesar US$ 2 triliun untuk menopang perekonomian.
Harga emas turun untuk hari kedua pada perdagangan Kamis (26/3) pagi. Investor bergegas untuk memegang uang tunai sambil menunggu paket stimulus Amerika Serikat (AS) US$ 2 triliun untuk menopang perekonomian yang tersengat pandemi virus corona.
Kurs rupiah di pasar spot masih melanjutkan penguatan setelah libur Nyepi. Mengutip Bloomberg, Kamis (26/3) pukul 09.00 WIB, rupiah spot berada di level Rp 16.290 per dolar Amerika Serikat (AS).
Wall Street turun tajam pada perdagangan Senin (23/3). Setelah anggota parlemen Amerika Serikat (AS) gagal mendorong melalui stimulus fiskal besar-besaran untuk mengurangi pukulan ekonomi dari virus corona.
Bursa saham Asia bersiap melaju di zona hijau pada perdagangan Selasa (24/3). Sejumlah paket stimulus untuk memerangi dampak ekonomi global dari pandemi corona tengah disiapkan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur 4,90% ke level 3.989,52, Senin (23/3). Anjloknya IHSG membuat peta penguasa kapitalisasi pasar atau market cap bursa ikut berubah.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 415 poin atau 2,6 persen ke level Rp16.375 per dolar AS pada pukul 09.37 WIB.
Pasar saham Asia Pasifik turun tajam pada perdagangan Senin (23/3) pagi. Kekhawatiran akan dampak terhadap ekonomi dari wabah virus corona (covid-19) terus membebani sentimen investor.
Mengutip Bloomberg, Kamis (19/3) pukul 07.50 WIB, harga minyak jenis Brent kontrak pengiriman Mei 2020 di ICE Futures naik 8,4% menjadi US$ 26,97 per barel, setelah di sesi sebelumnya harganya anjlok 13,4%.
Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim masih memperkirakan mata uang Garuda bergerak melemah pada perdagangan hari ini. "Walau ada peluang Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga acuan, tetapi rupiah masih berpotensi melemah ke kisaran Rp 15.190-Rp 15.320 per dolar AS," kata dia, Rabu (18/3)
Bursa Asia kembali terseret oleh Wall Street yang kembali diterkam aksi jual besar-besaran. Bahkan, pada penutupan perdagangan Rabu (19/3), indeks Dow Jones menghapus seluruh kenaikan yang terjadi sejak pelantikan Presiden Donald Trump pada 2017 silam.
Rupiah berhasil menguat saat pembukaan di pasar spot. Rabu (18/3) pukul 08.02 WIB, rupiah dibuka naik ke level Rp 15.085 per dolar Amerika Serikat (AS).
Bursa Asia menguat setelah Wall Street rebound setelah pengumuman rencana tambahan stimulus dari pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk mendongkrak ekonomi guna mengatasi akibat dari pandemi virus corona.
Wall Street (sebutan populer Nwy York Stock Exchange) mengalami penurunan terbesar sejak 1987 pada hari Senin. S&P 500 ditutup pada level terendah sejak Desember 2018.
Harga emas kembali naik pada awal perdagangan Selasa (17/3) terdorong langkah pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed.
Terms of Use / Privacy and Security © 2013 PT. Indoasia Aset Manajemen All rights reserved